Archive for July, 2007

28
Jul
07

Tolong beri tahu saya jalan keluarnya…!

peekingbehindcomputer.gif

Karena kejadian beberapa hari, saya jadi teringat sama kata seorang pembicara di sebuah seminar di kampus saya, UKSW. Saya akan mencoba mengungkapkan maksudnya melalui contoh percakapan antara A dan B, begini percakapannya:

A: “Hai B apa kabar?”

B: “Baik…”

A: B kamu bisa pelajaran Fisika gak?

B: Bisa, gampang kok, tes kemarin aja nilaiku paling tinggi emang. knp pren?

A: Nah kebetulan bgt nih, kamu bisa gak buatin tugasku, atau bantuin buatin ininya/itunya… mau ya pren!!!

B: Oooo, ok deh…

Maksud saya adalah, jika anda ditanyai orang lain apakah anda bisa ini?, anda bisa itu? anda perlu memikirkan baik” jawaban apa yang tepat untuk orang yang bertanya. Mungkin sebaiknya jawaban anda seperti ini, “Saya bisa sedikit, tapi saya kenal seseorang yg menguasai bidang yang anda tanyakan…”

Kadang” kita seperti si B, ditanya sini bilang bisa, ditanya sana bilang bisa. Emang sih sebenarnya bisa, tapi hal seperti ini akan menyusahkan qta jika sudah terlalu banyak orang yang akan meminta pertolongan kepada kita karena mereka tau kita

bisa. Yang menjadi masalah bukan banyaknya permintaan tolong yang masuk. tapi yg jadi masalah,

bahkan menjengkelkan bagi saya adalah permintaan tolong yang gak bermutu alias, karena malas, belum dicoba and gak mau usaha dulu, dan pada akhirnya malah kita yg buat. Menurut saya permintaan tolong yang pantas adalah seperti ini:

A: Hai B apa kabar?”

B: “Baik…”

A: “B kamu bisa Fisika gak?”

B: “Bisa…”

A: “Tolong dong ajarin bagaimana caranya meyelesaikan soal ini”?

Jadi yang diminta Si A adalah bagaimana caranya, bagaimana jalannya, bagaimana ide pemikirannya

dan biar Si A sendiri yang melakukan proses pengerjaannya dengan cara/jalan/ide yang sudah di dapat dari Si B. Saya bukannya pelit ilmu atau gak mau membantu orang lain, tapi saya hanya mau membantu orang yg mau belajar, mau bisa, dan punya semangat. Sebab kadang” ada orang yang gak tau sama sekali sebenarnya bantuan yg diberikan itu apa dan gak nanya sama sekali apa isi bantuannya, sehingga akhirnya gak nyambung sama sekali klo di ajak diskusi selama proses pengerjaannya. Klo udah kayak gini yang bantu juga jadinya malas dan akhirnya gak bakalan ada bantuan yg kedua kalinya.

Jadi pesan saya jika anda ingin meminta bantuan dari orang lain dalam rangka menyelesaikan tugas anda, mintalah untuk di beritahukan bagaimana jalan keluarnya, jangan meminta supaya dia yang melakukannya, karena anda akan di anggap orang malas yg gak percaya akan kemampuan anda.

Advertisements
25
Jul
07

Business Plan Competition yg menyenangkan

Kemarin tanggal 24 Juli 2007, saya ikut serta dalam business plan competition yang di adakan fakultas saya, FTI. Walaupun kompetisinya belum terbilang kompetisi besar karena masih tingkat intern fakultas TI ajam tapi jurinya orang-orang hebat. Pebisnis semua tuh jurinya. Ada Pak Benny Ranti, Pak Eka, dan yang terakhir juri yang cukup menyenangkan Om Romi S. Wahono, foundernya IlmuKomputer.com

om-romi-founder-ilmukomputerdotcom.jpg
Romi S.W (Ketiga dari kanan)

Berhubung juri”nya kelihatan baik, saya presentasinya juga jadi rileks aja, en akhirnya presentasinya lancar” aja. Walopun gak masuk 3 besar, tapi udah bersukur tuh bisa presentasi lancar. Terima kasih banget untuk ketiga juri, masukkannya sangat membantu.

Yang saya dapat dari tuh kompetisi, adalah bagaimana membedakan menulis bisnis plan dengan makalah kuliah hehehehe =). Info dari pak Eka Simanjuntak (PT Wacana Tata Akademika) nih, beliau ngasih tau yang dibilang bisnis plan itu seperti apa, jangan samakan ama nulis makalah kuliah. Beliau nih seni bisnisnya mantap bener, udah gitu ngasih tips” gitu.

pak-eka-tengah.jpg
Pak Eka (bawah)

Yang terakhir Pak Benny Ranti (UI, KADIN). Wuiiihh, beliau bikin anak-anak yang presenstasi pada “bedarah-darah”. Salah ngomong, salah nulis, ketidakjelasan, dibantai langsung. Sadis, tapi beliau baik kok, dia nawarin sapa yang mau buat bisnis, dia bersedia jadi “bapak asuh” – Beliau senior dalam bidang bisnis. Asalkan bisnisnya juga yang masuk akal, dapat dijalankan, en yang penting serius jalaninnya.

bareng-pak-benny-ranti.jpg
Pak Benny Ranti (Tengah)
Kemarin tuh yang juara 1, kelompok teman saya mereka punya model bisnis IT yang bagus, nembak ke dunia pendidikan, namanya ITBaySoft. Juara 2, kelompok teman saya juga, Kelompoknya Nelfrits Ch. Kahosadi, satu”nya kelompok dari progdi SI, soalnya sisanya progdi TI semua. Bisnisnya tentang periklanan awalnya, tapi jurinya bilang lebih baik klo diarahin ke portal kota salatiga. Menerapkan konsep GIS, keren bo… Nama bisnisnya smallAds

Juara 3, nama perusahaannya MEISY, lebih kearah bisnis hewan peliharaan. Idenya mantap sih, tapi menurut saya bisnisnya susah klo mo diterapkan di kota kecil. Harus kota” besar. Tapi salute deh sama kalian semua. [Two thumbs up]

11
Jul
07

Java database concept

Konsep pemrogramman database dengan java!!

Yuuukkksss… saya bukan orang generalis tapi saya cuma pengen belajar, meskipun saya lebih tertarik

ke jaringan,

tapi kan bukan berarti saya gak boleh belajar java programming, sapa tau saya bisa mengaplikasikan java dalam jaringan dan pastinya bisa.

Tulisan in cuma sekedar untuk mambantu saya mengingat lagi apa yg dah dipelajari, biar gak rugi…

Dalam aplikasi yang menghubungkan java dengan database, sebaiknya struktur programnya (code) di bagi menjadi tiga layer, yaitu:

1. Layer Aplikasi

2. Layer Bisnis Objek

3. Layer Data Access Object

4. Data base

5. Accessor (Setter & Getter) / model

Pembahasan:

1. Layer aplikasi hanya berisi source code yang nantinya berfungsi untuk mengatur tampilan yang akan berinteraksi dengan user.

2. Layer Bisnis Objek hanya berisi source code yang berguna untuk menghubungkan layer aplikasi dengan layer DAO. Permintaan koneksi ke database juga dapat dimulai dari sini. Biasanya saya membuat suatu class static lain benama DataBaseConnection() agar propertynya dapat dipakai langsung, kemudian dilayer ini saya membuat objek Connection(), misallnya:

Connection con = DataBaseConnection.DataBaseConnection()

Kode di atas akan memanggil constructor kepunyaan class DataBaseConnection() dengan langsung mengembalikan suatu objek dari kelas Connection(), yang nantinya akan digunakan untuk melakukan request” ke database.

3. Layer DAO berisi source code yang berfungsi untuk melakukan request ke database, jadi layer inilah yang akan berhubungan dengan database. Biasanya mengembalikan objek” yang berisi data yang diminta, tapi juga bisa tidak mengembalikan apapun. Minimal mengembalikan laporan bahwa request ke database sukses disampaikan. Data yang dikembalikan diarahkan ke layer BO, nanti dari BO akan diteruskan ke Layer aplikasi. Meskipun di layer ini terjadi hubungan dengan database, tetapi ada hal yang perlu diperhatikan, yaitu:

– Jangan membuka atau menutup koneksi dengan dengan database pada layer ini!! Kenapa?? Saya juga cuma di kasih tau, nanti saya cari tahu lagi kenapa?

4. Layer Database isinya ya Database yang menjadi sumber data untuk aplikasi.

5. Model, model ini biasanya berisi setter & getter untuk mengambil nilai suatu variable karena

variabel” tersebut dibuat dengan modifier private

graph.jpg

Sekian…

Semoga gua gak lupa… =)